Pindaaah…

9 03 2009

Seperti juga hati saya yang suka pindah pindah kesana kemari, belum menemukan tempat bernaung yang tepat, blog saya juga begitu. 

Setelah bernaung sekian lama di sini, menduakannya dengan blog yang satu lagi di blogger tapi lebih banyak “berselingkuh” dengan notes di Facebook, akhirnya saya menetapkan untuk membangun hubungan yang baru dengan wordpress. 

 

Silahkan datang berkunjung ke tempat curahan hati dan pikiran ** kek sy berpikir saja** di www.confessionofimperfectme.wordpress.com

Panjang ya booo… 

Begitulah..

Terimakasih sudah mau membaca selama ini. Semoga teman-teman masih mau berkunjung ke blog sya yang baru.

Salam

si Imperfet-me




..Kegilaan sesaat..

19 02 2009

I should write my thought with my own words but i guess my words are not enough about this kind of feeling. Kegilaan sesaat.. hanya itu yang bisa saya gambarkan dengan kata-kata. Sisanya.. mmmh, kayaknya sy lebih gampang menemukan lagu untuk jadi soundtracknya daripada bener-bener menulisnya. 

 

Fiuuuhh.. writer’s block is suck. Really, i mean it!

================== 

I Caught Myself 

by 

Paramore

 

Down to you

You’re pushing and pulling me
Down to you
But I don’t know what I

Now when I caught myself
I had to stop myself
From saying something that
I should have never thought

Now when I caught myself
I had to stop myself
From saying something that
I should have never thought

Of you, of you
You’re pushing and pulling me
Down to you
But I don’t know what I want
No, I don’t know what I want

You got it, You got it
Some kind of magic
Hypnotic, Hypnotic
You’re leaving me breathless
I hate this, I hate this
You’re not the one I believe in
When God is my witness

Now when I caught myself
I had to stop myself
From saying something that
I should have never thought

Now when I caught myself
I had to stop myself
From saying something that
I should have never thought

Of you, of you
You’re pushing and pulling me
Down to you
But I don’t know what I want
No, I don’t know what I want

Don’t know what I want
But I know it’s not you
Keep pushing and pulling me down
When I know in my heart it’s not you

Now when I caught myself
I had to stop myself
From saying something that
I should have never thought

Now when I caught myself
I had to stop myself
From saying something that
I should have never thought

Of you, I knew
I know in my heart it’s not you
I knew
But now I know what I want
I want
I want
Oh no, I should have never thought




SO the Lamb fell in love with the Lion…

29 01 2009

Saya gak pernah nyangka ini akan berefek sangat besar. Pertama kali mengetahui hal ini dalam pikiran saya.. “It’s just another one”. Lalu kemudian di bicarakan di blog-blog, di notes FB, di bahas di radio sampai teman-teman kuliah di milis yg sepertinya tidak akan tertarik (lagi) pada hal ini juga mulai mengangkat itu jadi topik membuat saya merasa,”Did i miss something here?”. Pertanyaan saya di jawab dengan sebuah pertanyaan juga,”Dari mana aja sih lo?”

 

Saat itu saya merasa enek secara tiba-tiba hingga saya tidak merasa perlu menyisihkan waktu untuk mengikuti hal ini dan mulai membicarakannya juga. Semuanya hanya akan berujung pada satu titik. DIA.

 

Apa yang menarik dari dia?

 

Setengah ingin tahu saya mencari dan akhirnya menemukan jawaban. Mmh.. tidak terlalu menarik sebenarnya. Bisa di tebak akan kemana ujungnya. Tapi atas nama “Pembuktian” seberapa hebatnya Dia ini, akhirnya saya memutuskan, walaupun sedikit terlambat untuk mengenalnya lebih jauh. 

 

Dan tibalah hari itu. 

 

Saya mencoba menelusuri pemikiran-pemikiran orang tentang dia, mencari pembuktian atas kekaguman banyak orang tentangnya. Kalo ada yang bilang dia ganteng abis.. jauh sebelum ini pun saya sudah tahu hal itu. Trus apa lagi yang harus saya ketahui, toh komentar orang intinya hanya pada satu itu. So is that it?

 

Walaupun sedikit skeptis saya meneruskan untuk melanjutkan pertemuan kami ini. Saya tidak banyak menemukan keistimewaan selain dua hal : 

 

1. Dia sering bikin sy terkaget-kaget

2. Menurut ukuran saya, dia itu gombal banget. 

 

Contoh Ya… 

 

“You’re like a drug to me. Like my own personal brand of heroine.”–> Am I what? Drug for you? Jadi orangtua gw drug dealer gitu?

 

 

I hate you for making me want you so much. –> Yeah but dont look at me like that, sy kok berasa kek makanan buat lo ya?

 

You don’t know how long I’ve waited for you. –> 

Yeah.. yeah yeah.. nunggu busway di terminal Harmoni, kejepit-jepit, kesandung-sandung sampe busway yg kosong datang memang bisa bikin kita beraksi berlebihan seperti ini. 

 

 

I don’t have the strength to stay away from you anymore. –> 

I’ll copy that kalo pengen nebeng ke manaaaa gitu sama orang yang punya mobil Porsche Turbo warna kuning. 

 

 

Dan semua orang kagum padanya, seakan dia mahluk yang sempurna, rela berkorban apa saja demi wanita yang dicintainya. Pokoknya lelaki idaman semua wanita dan lelaki “percontohan” untuk para pria.

 

Fuh… Menjengkelkan. 

 

Sudah ganteng, cool, pintar, kaya, hebat lah pokoknya kalo jalan sama dia. Mas Boy mah lewat daghhh….!! Yap, lebih tepatnya sangat menjengkelkan semua kesempurnaannya itu.Membuat saya membandingkan dan berpikir : Selama ini saya bertemu dengan orang yang salah.. Huh! Padahal saya tahu menurut saya He’s just too good to be true. Mana adaa yang seperti orang ini. Semuanya hanya ada di duniaaaaa Khayal… Buruknya lagi Fakta bahwa dia akan terus ada paling tidak hingga 3 tahun kedepan membuat hal ini jadi lebih mengesalkan. 

 

Anehnya.. rasa kesal yang lebih menjurus kepada skeptis ini lead me to something. Mungkin ada alasan orang-orang terkagum-kagum pada dia. Mungkin orang-orang itu menemukan “sesuatu yang hilang atau bahkan tak pernah ada dalam hidupnya” dalam diri dan kisahnya. Hingga banyak yang ingin menjadi bagian dari dirinya, dari kisahnya. I donno.. bisa jadi. Lagian gak ada salahnya kan mengharapkan sesuatu yang baik untuk kehidupan kita.. Kali aja terkabul. Hahaha 

 

 

And so the lamb fell in love with the lion

Yeah.. what a stupid lamb

What a amazing, gorgeous lion..

 

 
:-D
 

 

As for me, i think i come to the part where i still ask this question : Apa sih yang menarik dari dia?

 

 

 

 

 

Oh almost forget, Maafkan tidak memperkenalkan, He is Edward Cullen!




Writing for Self-Healing

24 01 2009

Malam ini saya menonton “Just Alvin” di Metro TV. Ada Dewi “Dee” Lestari sebagai salah satu tamu pada edisi yang bertopik penulis wanita yang menghasilkan karya yang luar biasa. Salah satu yang menarik pada obrolan mereka adalah pada saat mereka berbicara tentang ide. Ternyata bagi seorang Dee, semakin dia punya banyak masalah, semakin dia merana, atau tertekan semakin produktiflah dia. Menulis baginya adalah salah satu cara untuk meng-healing dirinya. 

 

Saya jadi ingat kisah dibalik kesuksesan J.K Rowling ketika ia menulis Harry Potter. Awalnya dia dapat ide, menciptakan karakter,menyusun plot dst.. di saat dia terhimpit masalah perceraian dan broke abis. Derita banget deh pokoknya. Tak disangka dari deritanya itu dia kepikiran untuk menulis dan jadilah Harry Potter. Bagi Dewi Lestari, dia menulis Recto Verso -salah satu karyanya yg unik krn punya dua sisi dalam menggarap 1 ide- juga dalam keadaan bermasalah pula. 

 

Self-healing..

Menarik! Bagi saya memang seperti ada sesuatu dari dalam diri kita yang ingin menyembuhkan dirinya sendiri saat tertimpa suatu masalah yang meresahkan. Tanpa sadar kita berusaha struggle untuk lepas dari hal itu dengan berbagai macam cara. Ada yang memilih beribadah, ada yang memilih untuk pergi melarikan diri dari sumber masalah, ada juga yang melakukan hobbinya entah itu membaca, bermeditasi,memasak bahkan menulis. Atau mungkin curhat sama teman,saudara,ortu,pacar atau siapalah.. Apakah curhat bisa dikategorikan self-healing? 

 

Bisa jadi..

 

Seorang teman saya pernah bilang, saat dia resah gundah gulana dia sering “curhat” itu pada diary. Setelah itu sedikitnya dia sudah merasa lebih lega dibandingkan sebelumnya. Rasanya memang benar. Saya juga suka curhat dengan menulis kisah hari-hari saya pada diary sejak SD kelas 1. Koleksi diary saya walaupun ada beberapa yang hilang * damn, rahasia tuh!* kalo disusun bisa panjang dan bertumpuk juga. Sejak kemunculan blog sedikit demi sedikit ketebalan diary saya berkurang. Saya lebih senang menulis di blog dengan berbagai alasan. Satu, saya gak usah capek2 menulis. Dua, cinta lingkungan karena paper less. Ketiga, ada yang baca ** hahahha narsisnya keluar lagi nih**. Tentunya kelemahannya ada juga. Satu, saya gak bisa bebas terbuka jujur apa adanya pada diri saya karena dibaca oleh semua orang ** jaim is important darling!**. Dua, gak ada. Kembali ke pasal satu! Makanya untuk hal yang sangat pribadi saya tetap mempercayakan diary. Sesuatu yang saya janji akan saya bakar sebelum saya mati. 

 

Seperti juga kemarin. Setelah setahun saya gak menulis di diary, saya memutuskan untuk memilih salah satu buku diatas rak untuk kujadikan diary. Saya mulai menulis lagi. Menulis dengan hati dan jujur pada diri sendiri. Curhat sama diri sendiri. 

 

I’ll keep on writing entah dalam keadaan mellow  atau jatuh cinta banget sama seseorang, putus, ketemu lagi sama orang baru atau apalah perasaan-perasaan lainnya. I dont care. Walaupun saya sering bilang pada diri saya sendiri pada saat menulisnya : “Someday you’ll be laugh at these things and said : Kok bisa yaah dulu gw gini..”. 

 

It may be stupid fact , it may be beautiful one but the thing is  I will have learned something from those moments. 

 

I just have to listen to myself and write. It might be the self-healing i can get.




Ternyata

21 01 2009

Rasanya saya sudah menentukan arah, entah kenapa berputar kembali ke arah lama. Lalu tertegun, rasanya kok ada yang salah. 

MMh..

Mungkin Kakiku sudah melangkah tapi ternyata hatiku masih di tempat semula.

And i hate to when i do that!




The Real Thing..

21 01 2009

Pertama kali denger lagu ini kapan ya?? Kek dah lamaaa banget. Kayaknya sy ketularan selera my sista yang ngefans lagu2 model gini. I heard “Real Thing” on the radio, and I instantly fell in love with it and can’t stop playing it in my head! Jaman itu sy belum ngerti kalo lagu ini di kategorikan ber-genre Jazz Adult Contemporary. Tahunya enak aja di dengar apalagi kalo lagi on the way di jalan tol malem2. It’s very catchy and very uplifting. Sekarang setelah berada di umur “adult” baru ngerti kenapa lagu ini di kategorikan Adult Contemporary. Baru kerasa juga kalo  lyricnya jadi najong gitu.. Hehehehe.. Akhirnya cuman bisa ketawa dalam hati. 

Hari gini keknya gak perlu yang gak jelas. I want a real thing or nothing at all. Terkesan egois memang.. Tapi yah mo diapain lagi coba? Waktu tidak bisa menunggu. Jadi Ya atau Tidak, itu saja. Lagian emang ada orang yang mau hal yang gak jelas? Ada yaah? Kalo ada, well count me out! I want a real thing or nothing at all..

Ok let’s sing!

 

Here comes the night once again
I’ll be feeling lonely
Oh, if only things could work out like you plan

Where can love be
Tell me why it’s so hard to find somebody
who will stand by me
and take the time to understand

Chorus:
i want the real thing
or nothing at all
i need someone that i can be sure
will catch me if i should fall
someone who’ll be there when i call
then i’ll know that is the real thing
i want the real thing
to warm me each night

Someone to love me over and over

Making the Future bright
someone who will make it all right
just give me the real thing

where is the moon
wont it smile
on just one more dreamer
let your beams come down
and fill my empty room
here comes the night
but if there’s still a change taht love can find me
i’ll be there, crossing my finger

back to chorus

i want to know for sure
that i can feel secure
knowing i’ve found an everlasting love
and once i get under control
then i wont let go

chorus




Rain, Love it or Hate it?

13 01 2009

Hari ini hujan seharian untungnya dengan intensitas yang berubah-ubah. Mulai yang deraaaassss bangets sampai yang gerimis mengundang ( entah mengundang apa). Herannya di FB bertaburan status-status yang mengeluh tentang hujan, Jakarta-Makassar sama saja rupanya. Inget-inget ada beberapa teman kantor juga yang sering berharap gak hujan. Padahal menurutku, namanya juga musimnya yah kenapa gak. Masih mending daripada panas menderita. Saya kok jadi kepikiran, am i the only one who loves raining here? ( Selain Ojek Payung, Tukang Becak,Supir Taksi dan Penjual Beroncong a.k.a kue pancongi kayaknya..)
Ataukah ada orang di luar sana yang gak ngeluh jika hujan tiba?

Karena menurut saya musim hujan itu enak. Kenapa?

1. Gak panas dan berdebu
2. Semuanya kelihatan dan berasa segar
3. Semua makanan jadi kerasa enak ** krn cepet lapar hehehe**
4. Istirahat jadi lebih nyenyak ** ada musik bunyi hujannya**
5. Penjual Kue Beroncong ada dimana-mana hehehe

Khusus yang terakhir sy lagi ketagihan banget nget nget.. Nanti sy ceritain lah..

Ya tentunya di dunia ini ada 2 sisi. Sisi gak enaknya musim hujan juga ada

  1. Orang-orang punya alasan buat telat kalo janjian ( huuuhhh!!)
  2. Buat yang naik motor, derita banget deh!! PAke mobil pribadi, mobilnya kotor mulu. Naik taksi, kadang susah dapetnya. Pake becak?? Uhhh Daengnya sok jual mahal!!Ojek?? Huuhh udah diluar hujan,becek gak ada ojek. Penerbangan lebih kuat alasannya untuk DELAY ** yah daripada hilang di selat mana gitu yaah**. Kapal Laut? aaiih apalagi.
  3. Karena adem dan nyaman, tidur sering kebablasan. Kalo gak telat, selalu ada rasa2 pengen bolos ngantor cuman buat tidur. Hihihi i
  4. Duit cepat habis karena pengen jajan mulu. Ngeteh lah.. ngopi ngopi laaah ini lah itulah apalah
  5. Deg-degan kalo mo naik pesawat. Takut Hujan di tengah perjalanan. It’s freaking me out.

Above of all, i still love rain. How about you?




Bete Bete Ahh…

7 01 2009

Whoaaaaaaaaaaaaa…………

 

Males banget deh.. abis nulis cerita jalan-jalan di Malino ternyata gak bisa ke upload. Sudah kebiasaan kalo upload sesuatu di FS di rumah via broadband ini jangan sekali-kali tidak memback-upnya. Nah beneran kejadian, begitu mo di publish malah matot gak jelas. Berasa sudah di copy, sudah tenang aja dulu. Tinggal di refresh aja terus nanti di paste. Ehhh lupa.. ternyata selama nungguin pagenya ter-refresh *which is take a long time… * saya sempat meng-comment salah satu blog seorang teman dan tidak sengaja mengcopy commentarku sendiri. Akibatnya?? Cerita jalan-jalan ke Malinonya hilang dooong..

 

ARRRRRRRRRGGGGGGGGHHHHHH….

Padahal dah panjang gitu.. dah mood pula. Huh!! Jadi males nulisnya lagi kaaaan…




Selamat Tinggal Masa Lalu..

31 12 2008

Saat saya menulis postingan ini, sudah ada beberapa diantara kita yang mengalami pergantian tahun. Apapun itu, dimanapun itu dan bagaimana pun kita melewatkan pergantian tahun baru, marilah kita berlalu dengan sebuah lagu dari Andra & The Backbone.. Selamat Tinggal Masa Lalu

Jangan pernah sesali
Jangan pernah tangisi
Semuanya yang pernah terjadi

Bila langkah terhenti
Itu bukan berarti
Hidupmu sampai disini

Menangislah ohh tersenyumlah

Mawar pasti berduri
Dan juga hidup ini
Penuh kejutan yang tak pasti

Anggap ini sebagai
Sebuah pelajaran hati
Yang bisa kuatkan diri

Menangislah owhhhh tersenyumlah
Jangan kau berhenti
Melangkahlah ohhh berlarilah

Selamat tinggal masa lalu
Selamat datang lembar baru
Selamat tinggal cinta lalu
Selamat datang cinta baru
Selamat tinggal selamat tinggal

Melangkahlah ohhh berlarilah

Selamat tinggal masa lalu
Selamat datang lembar baru
Selamat tinggal cinta lalu
Selamat datang cinta baru
Selamat tinggal masa lalu
Selamat datang lembar baru
Selamat tinggal selamat tinggal

Jangan pernah sesali
Jangan pernah tangisi
Semuanya yang pernah terjadi

 
==============
Apa yang terjadi ya sudahlah
Duka sedihnya lupakannya
Riang Gembira Kenangkanlah
Cita cita, resolusi atau apalah
yang tak tercapai biarkanlah
Gantungkan lagi harapan dan impian yang baru
 
Selamat Tahun Baru
Selamat Tinggal Masa lalu
…………
 
Wrote for you by Vita Masli
 
Akhirnya Berhasil Motret juga...



My dirty little secret

30 12 2008

Belakangan ini banyak yang merasa shock tentang perubahan status relationshipku. Terima kasih sudah merasa dekat hingga bisa menjudge oh vie itu begini vie itu begitu. That’s normal. Sy juga gak berhak ngelarang orang, males ngurusin yang begitu. Hanya menjadi sangat lucu jika itu berhubungan dengan status di profil Facebook atau di Friendster. Ada yang bilang sy made up lah, bikin sensasi lah, such a drama queen lah. Hahahaha lucu.. mungkin karena mereka belum terbiasa dengan statusku yang baru atau karena mereka mengharapkan the plain life of mine. Or is it shock enough for them? Mmmh.. could be. Secara mungkin mereka jarang melihat saya dengan cowok yang sama, dianterin kemana-mana, foto sama cowok berdua, inilah.. itulah.. apalah yang mengindikasikan ” i have a relationship”.

Hehehehe.. Normal lah kalo ada yang berpikiran begitu. Begitulah yang biasanya terjadi dalam dunia percintaan. Kemana-mana bareng, pulang pergi antar jemput, foto-foto bertebaran di FS dan FB, orang-orang ngomongin.. Ohh you just cant help to tell the world that you’re in love. Is that wrong?

When it comes to relationship, some people take it slowly.. some people just rush in. When we talk about avow of relationship some people showing off everytime everywhere and some people just dont do that.. anymore.

I have had several relationship since i was in junior high school dan tanpa mengurangi rasa hormat kepada siapapun , i just dont talk about them to everyone. Just to a few best friends whom always stay beside me no matter what. Malah sempat ada satu kali kejadian, mereka tahu saat saya sudah putus aja dulu ama orang itu. Heheheheh sorry girls, i like being quite ( you know why..)

It’s so old school when you call your girls talking about him and him only. Sy rasa sudah bukan waktunya pergi kemana-mana sama dia, holding hands, making plans just to let the world knows ” Hey i’m with somebody”. I’ve been there before. Just so you know.. ada satu ketika dimana saya menjalani satu hubungan yang hampir setiap saat setiap waktu, aku dan dia seperti tak terpisahkan. Duniaku hanya berkisar seputar dia dan dia saja. Wherever i turned, he was always there. Sy seperti di pasangkan pondasi, sebuah label di dahi ” She’s Mine!!”. Sepertinya gak ada di dunia ini yang gak tahu i’m with him. Ignoring friends is just another part of it. And it hurts when something came up and blow it apart, there’s no one to turn to but your friends.. your best friends. Lalu dimanapun kau berada, label “I’m His” itu akan selalu mengikuti. Aaarrgh.. and i hate that.

So.. if you wanna know, after with “this guy” i decided not to talk too much, show off much. In fact, i ignore to be with someone. Jalan berdua di Mall setelah yakin gak ada orang yg kami kenal disana ( which is so hard.. sampe kdg2 kami harus berjalan terpisah), seeing movies with other friends so keliatannya jaln bareng biasa, belagak cuek kalo di khalayak ramai dan ide-ide lainnya yang menurut sahabat saya “tidak menghargai perasaan pasangan” dan “sok ngartis”.

Lalu saya jadi berpikir, Kenapa yah kalo perempuan yang melakukan hal itu kelihatannya sangat tidak sopan. Tapi coba kalo laki-laki.. Saya jadi ingat beberapa teman laki-laki saya yang punya pasangan tapi setiap kali ditanya selalu ngaku single. Ada juga yang walaupun gak bisa mengelak lagi tetap saja kalo di ajak ngobrol ke arah itu langsung menghindar. Hehehehe what a funny thing! Saya sempat bertanya pada salah satu pelakunya dan dia bilang supaya menghindari masalah dan memperluas opsi. Maksud loo??

Lucu kan..

When it comes to me sy terkena pasal “tidak menghargai orang lain” dan “sok ngartis”. Wakakakak.. well, itulah gunanya nonton infotainment. Jadi banyak tahu jawaban ngeles para artis dan pacaran ngumpet-ngumpetnya.

So what’s wrong being not to tell everybody about your relationship status? Is that matter?

Untungnya semua yang pernah “deket” dengan saya mengakui status dan keberadaan saya. Kadang saking mengakuinya jadi masalah sama pasangan barunya. Hehehehehe.. Memusingkan dan menjengkelkan. 

So people.. I’m not the nicest person in the world but not a bad one either.  Forgive me i didnt tell everyone.. i mean EVERYONE of you if i had a relationship with someone. I kinda like being single and i dont mind if people thought that i’m single even if i’m not. Siapalah gw gitu yaaah sampe orang mo tahu cerita percintaanku. Emangnya sy Luna maya dan Pacar gw Ariel Peterpan?

But it is FUN, cobain deh! Lebih jauh dari gosip, Lo jadi lebih banyak tahu sisi-sisi pasangan lo dari orang lain ( karena mereka gak ada tendensi apa2 secara mereka gak tahu hubungan lo) dan kalopun akhirnya gak jodoh, gak begitu banyak masalah yang kebawa bawa terus. You can live your own life and start all over again with somebody new. Walopun tentu saja ada sisi gak enaknya juga. Buat kamu yang gak tahan banting sama pendapat orang mungkin lo bakal ngerasa merana tak bertepi karena dikirain orang gak laku2. Kadang harus banyak “bohong putih” dan ngeles apalagi kalo di Te’ ( istilah bahasa Makassar yang berarti : Caught. Eh bhs Indonesianya apa sih?) lagi jalan bareng.  Jadi buat yang gak bakat, mending gak usah deh.

I just do this because sy merasa lebih aman dan nyaman menjalani kehidupan gw tanpa begitu banyak sorotan dan pembicaraan **yg kadang sangat menjengkelkan kalo mo didengerin** dari orang lain. Toh kalo di jalani gitu-gitu aja gak bakal berasa pedis banget kalo gak jadi. Orang-orang bisa ngeliat lo punya pacar, tapi sakit hati tetap lo yang ngerasain sendiri. Jodoh mana tahu kan yaaaa…

Jadi jika sekarang sya berganti status secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan lebih lanjut, mungkin ada yang gak begitu memperhatikan infotainment belakangan ini. Hihihii, just kidding! It’s just i want to share a little of my secret of happiness with you guys.
 
Beside  i’m just a human being. That’s all!

Ps : Thanks to be my secret of happiness ( Gak mau nge-tag ahhhh… hehehe)